Article

Aquaphonic, Gaya Hidup Hijau Yang menyenangkan

Konsep tentang ramah lingkungan merupakan konsep yang sedang berkembang dan menjadi gaya hidup di dunia. Konsep yang kini menjadi bagian dari gaya hidup in pun telah dikembangkan dan berkembang dalam beberapa tahun terakhir ini.

Salah satunya adalah : Agrikultur Urban. \"\" Di sana, tanaman dipelihara di dalam dan di atas atap bangunan yang berada dalam wilayah perkotaan yang padat penduduk. Untuk menyiasati lahan yang tak lazim itu, para petani di dalamnya juga menggabungkan berbagai metode. Salah satu metode yang digunakan adalah hidroponik, yang memungkinkan petani bercocok tanam tanpa tanah dan hanya menggunakan air. Metode lain yang jarang digunakan ialah aquaponik yang menggunakan sampah dari peternakan ikan untuk membantu pertumbuhan tanaman yang dikembangkan secara hidroponik.

[gambar4] Dengan sayuran dan ikan, berbisnis aquaponik dapat menghasilkan keuntungan ganda. Di sisi lain pengguna tidak hanya memikirkan budidaya ikan saja, tapi harus membuat sistem air hingga bisa dialirkan ke hidroponik atau penanaman sayuran. Dalam berbisnis aquaponik ini menuntut setiap penggunanya untuk mengasah daya kreasi mereka. Ya, pengguna dituntut untuk menguasai dua bagian tersebut.

 

Berawal dari sulitnya memelihara ikan air tawar dan sayuran di pulau Semiarid, Australia. Hasil dari penelitian tersebut kemudian digunakan sebagai dasar pada sistem akuaponik untuk tujuan komersil, namun upaya pengembangan sistem ini masih mengalami banyak kendala, barulah pada tahun 1980-an sistem akuaponik mulai berkembang luas.

Aquaponik merupakan sebuah gabungan dua sistem : Aquakultur Konvensional (sebuah system pertanian memelihara dan mengembangbiakan ikan, udang, siput di dalam sebuah tangki atau kolam ikan) dengan sistem Hidroponik(menanam tanaman di atas air atau dengan bantuan media air) di dalam sebuah lingkungan dengan simbiosis mutualisme atau saling menguntungkan. Atau secara sederhana, aquaponik adalah sebuah sistem yang menggabungkan pembesaran ikan dengan pembesaran tanaman yang membentuk hubungan saling menguntungkan.


Cara kerja dari aquaponik adalah sebagai berikut :

ikan akan menghasilkan amonia yang menguntungkan bagi bakteria, dan bakteria tersebut akan mengubahnya menjadi nitrat dan nitrit atau semacam makanan bagi tumbuhan. Jadi simbiosis mutualisme yang terjadi di sistem ini adalah ikan akan memberi makan tanaman dan tanaman akan membersihkan air bagi ikan, dan pada akhirnya kita akan memakan baik ikan maupun tumbuhan/sayuran yang bersangkutan. [gambar5]

Beragam inovasi yang dilakukan telah mengubah teknologi akuaponik menjadi salah satu sistem untuk memproduksi bahan makanan. Karena akuaponik hemat energi, mencegah keluarnya limbah ke lingkungan, menghasilkan pupuk organik untuk tanaman (lebih baik dari bahan kimia), menggunakan kembali air limbah melalui biofiltrasi dan menjamin produksi bahan makanan melalui multi-kultur, membuat akuaponik pantas dikatakan salah satu model panutan untuk green technology.